ASAHAN, bidikkasusnews.com - Lahan Pertanian Kelompok Tani Permata Gambut Jaya dikejutkan adanya kebakaran pada sabtu(24/1/26) kebakaran itu diduga sengaja dibakar oleh Oknum Orang Tidak dikenal (OTK).
Kelompok Tani Permata Gambut Jaya desa Rawa Sari yang sedang melakukan aktivitas kegiatan penjagaan, perawatan, penanaman pohon, pemanenan hasil tanaman, dan pembersihan lahan,
Seperti biasa kegiatan pekerjaan dilakukan kelompok, secara bertahap dan bergotong royong, untuk mendapatkan hasil pekerjaan dan hasil pertanian yang maksimal.
Ketika seluruh anggota kelompok tani melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa, tiba-tiba dikejutkan adanya kepulan asap tebal dari lahan Kelompok Tani mereka, yang terlihat sangat jelas.
Kepulan asap tebal tersebut melambung tinggi ke atas dan terbawa tiupan angin pertanda adanya kebakaran yang sedang terjadi di lokasi pertanian mereka, melihat kepulan asap tersebut anggota kelompok tani pun, bergegas menuju ke areal lokasi asap tebal tersebut untuk memastikan titik api.
Pertama kali melihat kebakaran tersebut Silalahi yang akrab di panggil namanya, setelah melihat kebakaran tersebut, Silalahi lalu memberitahukan kepada seluruh anggota kelompok tani yang berada di lokasi pertanian agar berkumpul di lokasi kebakaran, untuk segera melakukan tindakan pemadaman api tersebut.
Setelah Melihat kondisi lahan tersebut kebakaran, seluruh anggota berjibaku untuk segera memadamkan api yang hampir melebar luas.
Hasil kerja sama seluruh tim anggota kelompok tani Permata Gambut Jaya akhirnya api dapat dipadamkan kurang dari 30 menit.
Setelah api tersebut padam, Rasa syukur terlihat dari wajah-wajah para anggota kelompok tani, ”Alhamdulillah api ini sudah padam dan benar-benar padam." Celetus seluruh anggota kelompok tani yang ikut memadamkan api.
Saat ditanya tim media, Silalahi menjelaskan kronologis riwayat kejadian kebakaran, Silalahi menjelaskan, "ketika saya pertama kali melihat asap tebal dari kejauhan saya langsung menuju lokasi tersebut,” ucap Silalahi.
“Sebelumnya saya sempat melihat ada beberapa orang yang bergerak cepat meninggalkan lokasi kebakaran,”
“Orang tersebut bukan dari anggota kelompok tani, bila orang tersebut dari anggota kelompok tani pasti sudah menemui saya dan bakal memberitahu mengenai kebakaran itu, Yang pastinya orang yang bergegas pergi tersebut menghindar dari saya karena takut ketahuan,” Tegas Silalahi.
Dari awal keberadaan kelompok tani Permata Gambut Jaya dari desa Rawa Sari yang berada di lokasi pertanian wilayah Kabupaten Asahan selalu ada perselisihan.
Kerap terjadi, Perselisihan tapal batas wilayah Kabupaten antara Kabupaten Asahan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara pelaporan staff PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Sumatera Utara 1 Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, kepada pihak kepolisian Polsek dan Polres dengan tuduhan Penyerobotan lahan serta pencurian buah kelapa sawit milik PT. Agrinas Palma Nusantara Regional Sumatera Utara 1 Wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara,
Dan ini terjadi kebakaran lahan pertanian, dan yang selalu diawasi pihak PT. Agrinas dengan berdalil mengambil foto dokumentasi untuk pelaporan setiap hari.
Lokasi kebakaran lahan pertanian, luas kebakaran kurang lebih 3 meter dikali 17 meter, lokasi wilayah Kabupaten Asahan.
Pemadaman api menggunakan alat seadanya seperti timba, botol minuman mineral, dedaunan basah, karung dan kain yang di basahkan dengan air dari parit kanal blok.
(Eko/Tim PWDPI)





Komentar