Mahasiswa Politehnik Medan Bersama Dinas Parawisata Samosir Melaksanakan Perlombaan TOMOK Fashion Show


Samosir, bidikkasusnews.com - Dinas Parawisata Kabupaten Samosir tetap melakukan langkah terobosan untuk mencoba menggairahkan kembali iklim kunjungan wisata ke kabupaten samosir.
Hal ini ditunjukkan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, salah satunya.

Untuk meningkatkan kreatifas dan kecintaan budaya Batak akan ulos, Meeting Intensif Convension Exhibition (MICE) Politehnik Medan (POLMED) Stambuk 17 "Mice 17 Organiser" bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Samosir melaksanakan kegiatan Perlombaan Tomok Fashion Show se Kabupaten Samosir, Kamis 11-3-2021 bertempat di areal Sumber Sari desa Tomok Parsaoran Simanindo.

Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir yang diwakili Sekdis Pariwisata Ningar Sinaga didampingi ketua panitia dan kepala desa Tomok Parsaoran.

Tetap dalam mengikuti aturan protokol kesehatan, upaya mengantisipasi penyebaran Virus Corona, dan disisi lain tetap dalam upaya pemerintah kabupaten samosir (Dinas Parawisata)  membangun dunia parawisata samosir, panitia  dalam hal ini melaksanakan kegiatan Fashion Show dengan penuh aturan dan perlengkapan penunjang penerapan protokoler kesehatan.

Kegiatan yang diawali kata pembukaan dari panitia, selanjutnya kata sambutan dari Sekreyaris Dinas Pariwisata, Ketua Panitia dan Kepala Desa. 


Dalam kegiatan Fashion Show juga dihibur komunitas biola Samosir yang membawakan lagu-lagu Batak.

Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir yang diwakili Sekdis. Pariwisata Ningar Sinaga Mengatakan, dengan adanya event ini diharapkan akan ada atraksi sebagai salah satu daya tarik Wisata Kabupaten Samosir. 

"Semoga event seperti ini akan berkelanjutan terus tiap tahun dan tentu akan ada peningkatan kualitas sehingga harapan akhir bisa sebagai event lokal, nasional dan bahkan internasional, pada akhirnya diharapkan akan dapat berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Samosir," ujar Ningar.

Lebih lanjut, Ningar Sinaga menjelaskan Bahwa dengan kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Batak dalam hal pelestarian ulos sebagai simbol budaya Batak. 

"Ulos batak sebagai salah satu produk kerajinan lokal bukan hanya diperuntukkan pada saat ada acara adat saja tapi akan meningkatkan nilai jual tenun ulos tersebut menjadi suatu produk fashion seperti gaun, tas, dompet, dan lain lain. Dan tentu hal ini akan semakin menghidupkan para perajin tenun yang tersebar di seluruh Kabupaten Samosir, ungkap Sekretaris Dinas Pariwisata Samosir Ningar Sinaga.

(Bastian Simbolon)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami