Camat dan Kades Aek Songsongan Minta PLTA Asahan 3 Turut Tanggulangi Kerusakan Jalan


Asahan, Bidikkasusnews.com - Kerusakan jalan provinsi jurusan Asahan - Toba, Provinsi Sumatera Utara, yang kian parah membuat pengguna jalan mengeluh. Sejak dari pertigaan Jalinsum di Simpang Pulau Raja hingga ke Dolok Maraja, Desa Lobu Rappa, ribuan lobang jalan menganga menunggu korban yang melintas.

Kondisi ini membuat Camat Aek Aek Songsongan, Panusunan Rambe bersama Kades Aek Songsongan, Eddi Syahputra Marpaung berinisiatif dan meminta agar pihak PLTA Asahan 3 turut berkontribusi melakuan tilndak  penanggulangan jalan rusak.

"Bagaimanapun, pihak PLTA  Asahan 3 ini paling banyak adilnya dalam proses kehancuran jalan Lintas Sigura-gura ini.Betul..tidak ? Saksikan aja konvoi truk-truk kontainer mengangkut peralatan berat milik proyek PLTA 3.Siapa aja pasti tau,volume dan dimensi truk-truk itu tidak sesuai dengan daya dukung jalan ",ujar Kades Eddi di hadapan bidikkasusnews.com, di Aek Songsongan, Jum'at (03/12).

Ternyata pihak PLTA Asahan 3 merespon permintaan Camat Panusunan dan Kades Eddi walau cuma berkontribusi dengan cuma menyumbang beberapa truk batu pecah yang merupakan limbah galian terowongan di proyek.

Kades Eddi menambahkan, sejalan dengan program desanya,dia mengerahkan semua kepala dusun ditambah semua perangkat desa untuk melakukan kerja bakti menyerakkan material  batu untuk menutup lobang-lobang jalan yang dalam. Pihak PLTA sama sekali  tidak menyumbangkan tenaga kerja, ujar Eddi.

Menanggapi besaran  "kontribusi " dari pihak PLTA Asahan 3 ini,Camat Panusunan terdengar cuma bersungut-sungut ketika disinggung kenapa hanya sebegitu kepedulian PLTA Asahan 3 terhadap kerusakan jalan yang kondisinya sudah hancur-hancuran itu.

" Yah..,begitulah rupanya yang masih mampu mereka buat. Kita kan cuma minta pengertian mereka. Tidak mungkin kita bisa paksa mereka. Walau kita merasa dongkol yah kita tahan aja lah dulu ",ucap Panusunan melalui sambungan selularnya.

Sejumlah pemuka masyarakat di Aek Songsongan memberi tanggapan sinis terkait keperdulian pihak PLTA Asahan 3 khususnya terkait kerusakan kronis jalan provinsi jurusan Kabupaten Asahan-Kabupaten Toba yang oleh PLTA Asahan 3 cuma direspon dengan menyumbangkan batu limbah galian terowongan.

" Sungguh tidak layak, bila pihak PLTA Asahan 3 selaku pelaksana mega proyek hanya sebatas memberi sedikit batu pecah atau batu limbah terowongan.Toh batu dari terowongan itu kan juga harus disingkirkan dari terowongan ke spelvank.Jadi..logikanya, mereka kan cuma memindahkan tempat pembuangan aja,yaitu  dari spelvank ke lobang-lobang  jalan aja ", papar Khairum Hanafi Silalahi, seorang pemuka masyarakat Asahan kepada bidikkasusnews.com.

Secara etika apalagi secara  tanggungjawab sosial, pihak PLTA Asahan 3 mestinya mampu memberikan kontribusi yang lebih besar untuk melakukan perbaikan jalan,lanjut Khairum.Kalau mau, lanjutnya, tidak cuma material, alat berat dan tenaga kerja pun mampu mereka pinjampakaikan kepada pemda setempat sebagai bentuk kepedulian mereka.

" jadi ...tidak cuma gembar-gembor dengan slogan "Asahan 3 Peduli". Kalo cuma sebegitu aja nya yang mereka (PLTA Asahan 3-red) buat,pasti itu tidak bisa menumbuhkan "sense of belong" di kalangan penduduk lokal terhadap kehadiran mega proyek PLTA Asahan 3 ",urai Khairum mengakhiri tanggapan lewat handphone-nya. 

(Elisten Pangaribuan)

Artikel Terkait

Berita|Sumut|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami