Bantahan Berita/ Klarifikasi Berita dan koreksi atas Pemberitaan Media Online bidikkasusnews.com

Surat bantahan Berita / Klarifikasi Berita dan Koreksi yang di terima redaksi melalui media digital (Whatshapp) pada tanggal 15 Januari 2026.

Berdasarkan pemberitaan Bidikkasusnews.com Jumat, Januari 09, berjudul "Pasangan Selingkuh Bu Kasek Meninggal Dalam Mobil Diduga Usai Pulang Dari Hotel" dengan kode (Eko S.Rino) pemberitaan Bidikkasusnews.com Rabu, Januari 14, 2026 dengan judul "Kadisdik Asahan Diminta Pecat Oknum Kasek Selingkuh", dengan kode (Eko/Tim). Dengan ini saya (Erni) yang diinisialkan ER kepala SDN di Asahan melakukan bantahan sebagai berikut : 1. Tidak benar saya dengan seorang laki-laki yang diinisialkan GN melakukan perselingkuhan. 2. Tidak benar GN meninggal dunia usai keluar dari hotel, 3. Tidak benar GN meninggal dunia karena konsumsi obat kuat. 

Selanjutnya dengan ini saya memberikan klarifikasi sebagai berikut : Knologis kejadian, pada hari Senin 5 Januari 2026 sore datang GN ke rumah saya (ER). GN cukup saya kenal sebagai teman sekolah SD dan SMP.  Ketika datang ke rumah saya GN membawa kerang untuk direbuskan dan dia juga membawa kare jeroan kambing. Setelah masak kerang satu kilo serta kare jeroan dimakannya semua. 

Sehabis itu GN mengajak saya jalan-jalan ke Aek Kanopan sambil membeli meteran. Kami pergi dengan mobil milik saya yang dikemudikan oleh GN. Ketika sampai di Aek Kanopan toko yang dituju sudah tutup. Selanjutnya, kami mampir ke toko serba Rp 35.000 membeli baju, dan kami sempat singgah makan di sebuah warung. Kami tidak langsung pulang setelah itu singgah lagi  ke kedai milik lelek (pakcik) GN  di Gunting Saga membeli obat asam urat. 

Karena hari sudah menjelang malam kamipun selepas Isya bergerak pulang, GN mengemudikan mobil itu pelan-pelan. Entah bagaimana dalam perjalanan pulang setiba di jalan kebun PT. Socfindo Aek Nabuntu tiba-tiba mobil berhenti nafas GN terasa sesak hingga akhirnya tak sadarkan diri. Dalam situasi panik, saya meminta bantuan seseorang untuk mengemudikan mobil menuju pulang ke rumah saya di Dusun I Desa Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan. 

Setibanya di rumah, saya dibantu warga membaringkan GN di tempat tidur dalam kamar saya. Kemudian memanggil bidan Pustu untuk mengetahui kondisi GN, dari hasil pemeriksaan GN dinyatakan sudah meninggal dunia. Mendapat kabar itu saya lagi-lagi panik, dan akhirnya terpikir untuk menelpon anak GN, tak lama kemudian anak GN datang, selanjutnya anak GN memanggil ambulance untuk membawa jenazah ayahnya ke rumah istri GN di Desa Baru, Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan. 

Semasa hidupnya almarhum pernah bercerita bahwa dirinya memiliki riwayat penyakit jantung, dan sudah bertahun berpisah ranjang dengan istrinya. Hal itu juga diakui anak-anak almarhum maupun istri GN. Menurut anak GN bernama Indah pernah mengatakan ayahnya tersebut memang memiliki penyakit komplekasi seperti asam urat, kolestrol, lambung, dan jantung. Sudah bertahun ayahnya tidak pernah pulang, bahkan keluarganya menginginkan ayahnya kawin lagi agar ada yang mengurusinya. Keluarga almarhum tidak mempermasalahkan meninggalnya GN, karena kematiannya dianggap wajar diduga akibat penyakit yang dideritanya selama ini.

Demikian bantahan ini saya perbuat kiranya bapak Redaksi dapat memuatnya di media yang sama berdasarkan Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Hal Jawab. Atas dimuatnya Batahan Berita ini saya ucapkan terimakasih. 


Aek Ledong, 15 Januari 2026

Ditandatangani 

Erni


Artikel Terkait

Berita|
View Comments

Komentar

Info Menarik Lainnya



 

VIDEO

Video|0

BIDIKKASUSNEWS.COM

Thanks To : PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP | |

Like Fans Page Kami