Kutacane, bidikkasusnews.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.Sahudin Kutacane memiliki alat berupa Kolonoskopi, hal tersebut disampaikan dr.Ike Yoganita Bangun, Sp.B, Finacs. Rabu (28/01).
Kolonoskopi merupakan alat untuk mendeteksi penyakit yang berada di dalam lumen usus mulai dari caecum sampai ke anus, jelas dr. Ike.
Selanjutnya dr. Ike menerangkan penggunaan alat ini untuk mendiagnosa bagi pasien yang mengalami indikasi Buang Air Besar (BAB) berdarah, nyeri lubang anus, BAB keras, nyeri perut sebelah kiri, sering mencret berulang, penurunan berat badan drastis disertai BAB berdarah dan adanya benjolan di anus baik yang keluar masuk ataupun menetap, maka perlu dilakukan tindakan Kolonoskopi.
Sebelum dilakukannya tindakan Kolonoskopi, pasien diharuskan melakukan pengisian usus pasien dengan cara meminum obat pencahar minimal 5 jam sebelum tindakan dilakukan, serta memasukkan obat pencahar dari dubur minimal 1 jam sebelum dilakukannya tindakan menggunakan alat Kolonoskopi.
dr. Ike juga menjelaskan, kecanggihan alat Kolonoskopi untuk dapat mendeteksi penyakit yang ada berada di dalam usus. Dikarenakan Kolonoskopi dilengkapi dengan kamera yang mampu berputar mencapai 30 derajat.
"Kolonoskopi dilengkapi kamera yang dapat berputar 30 derajat, sehingga dokter dapat melihat keadaan di dalam usus secara jelas, " Terang dr. Ike.
Kemudian dr. Ike menambahkan, sebelum melakukan tindakan Kolonoskopi, pasien terlebih dahulu dirawat inap dan setelah dilakukan tindakan Kolonoskopi pasien dirawat sesuai indikasi, sebutnya.
Tindakan Kolonoskopi seluruhnya ditanggung pembiayaan nya oleh pihak BPJS.
dr. Ike Yoganita Bangun, Sp. B, Finacs, menghimbau kepada masyarakat Aceh Tenggara jika ada mengalami gejala - gejala penyakit yang sudah dijelaskan, maka jangan tunggu lama - lama lagi, segeralah berobat ke RSUD H. Sahudin Kutacane, kita akan melayani sepenuh hati, ajak dr. Ike, mengakhiri.
(Noris Ellyfian)




Komentar