Toba, bidikkasusnews.com - Bondar Galagala yang berada di Desa Lintongnihuta Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba mempunyai panjang kurang lebih satu setengah kilometer(1,05 Km)mengairi persawahan penduduk di empat desa yakni Desa Lintongnihuta Tampahan, Desa Longat,Desa Hinalang dan Desa Lumbansilintong Kecamatan Balige diperkirakan aliran Bondar Galagala mengairi ratusan hingga ribuan Hektar(Ha) luas lahan persawahan,sebut Holong Simanjuntak(Kades Lintongnihuta)kepada Bikas,Selasa 03-02-2026 di Kantornya.
Holong Simanjuntak sangat mendambakan irigasi Bondar Galagala itu secepatnya dibangun demi memenuhi kebutuhan masyarakat petani sepenuhnya,tuturnya lagi.
Penjelasan ini diperkuat Coky Simanjuntak, Kadus IV Desa Lintongnihuta yang menemani Bikas dan rekan lainnya melintasi aliran Bondar Galagala.
Menurutnya, Bondar Galagala ini belum tersentuh sepenuhnya pembangunan irigasi dari Pemkab Toba ataupun Pemerintah provinsi dan Pusat.
"Memang,pada Tahun 2019 yang lalu ada dibangun irigasi Pemkab Toba entah dari instansi mana itu",Tapi hanya saluran pembagian saja dan untuk ke arah Desa Hinalang dan Lumbansilintong belum terjamah sama sekali,tuturnya sambil mengajak Bikas melihat sejumlah titik rawan longsor yang ditambal masyarakat menggunakan material seng dan goni.
"Diujung sana,kami membangun lining satu sisi menggunakan Dana Desa Tahun 2024 dan itupun panjangnya tak seberapa karena anggarannya sangat terbatas",tukasnya.
Pada kesempatan tersebut, A.P.Simanjuntak (37thn) petani yang berhasil dikonfirmasi Bikas berharap Pemkab Toba dapat merealisasikan usulan yang kami sampaikan beberapa tahun sebelumnya dengan alasan irigasi alam itu rentan terhadap longsor.
(Mansur pardede)





Komentar