Medan, bidikkasusnews.com - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) yang tergabung dalam kelompok bernama Koranger akan melaksanakan kegiatan sosialisasi lingkungan dan aksi bersih-bersih bersama anak-anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Minggu (4/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan mata kuliah Teknik-Teknik Humas dengan mengangkat isu lingkungan melalui edukasi dan keterlibatan langsung di lapangan.
Pemilihan Pantai Mangrove Sei Nagalawan sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada pentingnya kawasan pantai dan mangrove sebagai bagian dari lingkungan yang perlu dijaga bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Koranger ingin mengajak anak-anak untuk mengenal pentingnya menjaga kebersihan pantai dan mangrove serta membangun kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pembukaan, yang meliputi salam, doa, perkenalan panitia, serta penyampaian rangkaian kegiatan. Setelah itu, peserta akan mengikuti pre-test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Peserta kemudian akan dibagi ke dalam beberapa kelompok sebelum memasuki sesi utama.
Pada sesi sosialisasi, mahasiswa Koranger menyampaikan dua materi utama. Materi pertama membahas pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Anak-anak diperkenalkan dengan contoh dari masing-masing jenis sampah serta diajak untuk mengetahui tempat yang tepat untuk membuang dan memilahnya.
Materi kedua membahas prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle. Anak-anak diberikan pemahaman mengenai cara mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih dapat digunakan, serta mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan kembali. Kedua materi tersebut disampaikan melalui pendekatan yang sederhana dan interaktif agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan games Atteropoly yang dilakukan bersama anak-anak. Permainan ini menjadi salah satu cara untuk menyampaikan pesan tentang lingkungan melalui aktivitas yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Anak-anak juga akan mengikuti kegiatan mewarnai tampah sebagai aktivitas kreatif dalam rangkaian kegiatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat mengekspresikan kreativitas sekaligus tetap berinteraksi dengan pesan-pesan mengenai lingkungan yang disampaikan selama kegiatan.
Sebagai kegiatan utama, Koranger bersama anak-anak akan melakukan aksi bersih-bersih pantai. Sebelum kegiatan dimulai, panitia akan memberikan briefing mengenai pembagian kelompok, area kegiatan, serta cara melakukan kegiatan bersih-bersih dengan aman. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya dilakukan melalui pengetahuan, tetapi juga melalui tindakan nyata.
Setelah aksi bersih-bersih selesai, peserta akan mengikuti post-test untuk melihat pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Koranger berharap anak-anak tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga kebersihan pantai dan mangrove, tetapi juga terbiasa melakukan tindakan sederhana untuk menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan yang bersih dimulai dari kebiasaan kecil dan kepedulian bersama.
(Red)



Komentar