Dairi, bidikkasusnews.com - RSUD Sidikalang bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani puluhan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang yang diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (10/02/2026).
Sejak para siswa dibawa ke RSUD, tenaga medis RSUD Sidikalang langsung memberikan penanganan intensif.
Sebanyak 52 siswa saat ini menjalani perawatan di RSUD Sidikalang dengan keluhan mual, muntah, pusing, serta nyeri pada bagian perut.
Sejumlah ambulans tampak silih berganti membawa para siswa dari lokasi sekolah. Dokter dan perawat langsung melakukan pemeriksaan awal, pemberian cairan infus, serta pemantauan kondisi pasien secara ketat sesuai standar pelayanan medis.
Manajemen RSUD Sidikalang, Melalu Dr. Lestina Sianturi, didampingi Sonta Siagian, dan seluruh jajaran Manejemen RSUD Sidikalang segera mengaktifkan prosedur siaga darurat. Seluruh tenaga kesehatan dikerahkan, termasuk memastikan ketersediaan ruang perawatan, obat-obatan, dan alat medis pendukung agar penanganan terhadap para siswa dapat berjalan cepat dan optimal.
Tidak hanya fokus pada tindakan medis, pihak RSUD Sidikalang turut memberikan pendampingan kepada keluarga pasien. Orang tua siswa yang datang ke rumah sakit diberikan penjelasan terkait kondisi anak-anak mereka, sehingga dapat mengurangi kepanikan dan kecemasan.
Sementara itu, para siswa lainnya yang mengalami keluhan serupa diketahui dirawat di beberapa fasilitas kesehatan lain, seperti RSU Serenapitta, Klinik Katolik, dan Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi para siswa dilaporkan dalam pemantauan tenaga medis. Pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan makanan tersebut.
RSUD Sidikalang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat, serta siap bersinergi dengan berbagai pihak demi keselamatan dan kesehatan pasien.
(Mhd Ibrahim Simarmata)




Komentar