Tanjung Morawa, bidikkasusnews.com - Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa selain dikenal dengan buah duku nya, juga dikenal dengan produksi stik daun kelor.
Kepala Desa Bandar Labuhan Hajeman SH MH didampingi Sekretaris Desa Azrul Abdillah ST saat ditemui awak media Senin, (2/2/2026), usai mengikuti Musrenbang tingkat Kecamatan di Waterland Desa Bandar Labuhan menceritakan hasil pertemuan nya dengan dua Menteri dan Wamen Koperasi.
"Disela-sela Munas ke V DPP APDESI di Aula Kementerian Desa pada tanggal 29 Januari 2026 lalu, saya bertemu dengan Wakil Menteri Koperasi Hj Farida Farichah, Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Mendes Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto," jelas Kades Bandar Labuhan.
Lebih lanjut Hajeman menambahkan bahwa Wamen Koperasi Hj Farida sangat bangga dengan Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa yang memproduksi camilan dari bahan dasar daun kelor.
"Ibu Farida mengatakan bahwa banyak kandungan zat-zat gizi didalam daun kelor, produk camilan stik daun kelor akan dipajang di gerai Koperasi Merah Putih, dan jika produksi nya banyak, maka akan didistribusikan ke 80.000 Koperasi Merah Putih," jelas Hajeman.
"Sedangkan Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan bahwa ini sebuah terobosan dan sebuah inovasi yang harus diberikan dukungan guna menciptakan lapangan kerja dan dapat mensejahterakan masyarakat Desa Bandar Labuhan," papar Kades.
Masih Hajeman, sebelum nya, melalui staf Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal beberapa bulan yang lalu, saya juga sudah menceritakan tentang produk unggulan kami dari Desa Bandar Labuhan yakni camilan stik daun kelor.
"Secepatnya, saya akan bicarakan dengan warga yang ikut berkontribusi dengan home industri camilan stik daun kelor, agar produk tersebut dapat diproduksi lebih banyak guna peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Bandar Labuhan. Tentunya Pemerintah Desa Bandar Labuhan berharap, agar produksi camilan stik daun kelor tidak hanya sebatas ditingkat nasional, namun bisa juga diekspor ke luar negeri," pungkas Hajeman.
(Tumenggung)





Komentar