Kutacane, bidikkasusnews.com - Warga Desa Lawe Harum, Kecamatan Deleng Pokhkisen Siregar (50), menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh, sudah membangun saluran irigasi di desanya.
"Terimakasih pemerintah Aceh sudah membangun irigasi, dengan ada nya irigasi ini kami petani sangat membutuhkan air untuk sawah ujar Siregar saat ditemui di sawahnya, Senin (11/5).
Dua Kecamatan Terdampak Kekeringan
Siregar menyebut, pembangunan irigasi ini tidak hanya dirasakan warga Lawe Harum. Petani di dua kecamatan, Deleng Pokhkisen dan Lawe Bulan , juga sangat membutuhkan air untuk menggarap sawah serta kolam ikan tawar.
Selama ini, lahan petani pembudi daya ikan tawar sudah beralih menjadi persawahan sehingga produksi ikan tawar di Aceh Tenggara turun drastis ketimbang tahun sebelumnya.
Begitu juga dengan ratusan hektare sawah di kawasan tersebut kerap kekeringan saat musim tanam karena saluran irigasi rusak dan debit air kecil. Banyak petani terpaksa beralih atau gagal panen.
"Kalau irigasi lancar, dua kecamatan ini bisa panen 2-3 kali setahun. Hasil pasti naik. Ekonomi warga juga terbantu,"kata Siregar.
Siregar juga berharap pembangunan irigasi ini cepat selesai dan dapatkan di rasakan manfaat bagi masyarakat khususnya para petani ikan dan petani sawah.
"Kami dalam satu bulan sekali kerja gotong royong membuat bendungan secara manual dengan membendung bebatuan yang ada di sungai Lawe Harum ini, agar air tersebut dapat mengairi sawah dan kolam," harapnya.
(Noris Ellyfian)


Komentar