Jambi, bidikkasusnews.com – Nobar film Panggil Aku Kilup mendapat sambutan antusias masyarakat khususnya dari kalangan anak muda. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mengapresiasi kreativitas karya anak Jambi dalam memajukan dunia perfilman, yang merupakan salah satu potensi besar dalam kemajuan sebuah daerah.
Hal itu, ia sampaikan dalam acara Nonton Bareng (Nobar) Gala Premiere “Panggil Aku Kulup” di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, pada Sabtu malam (11/07/2026).
Dalam sambutannya, Wali kota Maulana mengatakan Film “Panggil Aku Kulup” merupakan film karya anak Jambi untuk Indonesia. Film keluarga ini menginspirasi masyarakat, terutama bagi anak muda, karena berkarya itu tidak ada batasnya. Film ini menekankan agar anak Jambi menghargai adat dan budaya yang wajib untuk dijaga dan dipertahankan.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi tentunya bangga dengan prestasi anak Jambi, salah satunya tadi Sadewa salah satu pemeran di film Panggil Aku Kulup mendapatkan penghargaan tingkat Nasional dari Kementerian Pariwisata,” ucap Wali Kota Maulana.
Menurut Maulana, kehadiran film yang diproduksi oleh putra-putri daerah merupakan bukti bahwa talenta kreatif Jambi mampu menghasilkan karya berkualitas yang layak mendapat perhatian di tingkat nasional. Ia menilai industri perfilman memiliki peran strategis dalam memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.
“Film bukan sekadar tontonan, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya, adat istiadat, hingga potensi wisata yang dimiliki suatu daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Jambi akan terus memberikan dukungan terhadap tumbuhnya industri kreatif, termasuk perfilman,” ujar nya.
Maulana juga mengungkapkan, melalui program unggulan Bahagia Berbudaya merupakan salah satu cara Pemerintah Kota memberikan wadah berekspresi diri, khususnya bagi generasi muda dari berbagai aspek.
“Dalam konteks pembangunan kedepan, Kota Jambi akan menjadi center Pulau Sumatera, dan ini yang harus kita manfaatkan untuk kemajuan daerah. Melalui perfilman kita akan manfaatkan ini sebagai potensi yang akan disatukan dengan sport tourism,” ujarnya.
Wali Kota Maulana berkomitmen bahwa Pemerintah Kota Jambi siap untuk mensuport kreativitas anak-anak Kota Jambi. Termasuk dalam dunia perfilman. Ia menjelaskan film Panggil Aku Kulup ini akan diputar di seluruh fasilitas dan layana pendidikan di Kota Jambi.
“Dalam film ini ada edukasi adat dan budaya, maka saya harapkan melalui Dinas Pendidikan, film ini bisa diputar di seluruh Sekolah di Kota Jambi. Hal ini untuk mendorong minat dan kreativitas anak- anak kita, khususnya dalam dunia perfilman yang merupakan potensi besar,” terangnya.
Lebih lanjut, Maulana juga menyebutkan, untuk mendukung aspek budaya ditengah masyarakat, pada tahun depan akan diwujudkan melalui program unggulan Kampung Bahagia yang akan berfokus untuk menumbuhkan kampung-kampung wisata.
“Kita banyak memiliki potensi yang daerah lain tidak miliki, ini yang akan kita manfaatkan untuk dijadikan sebagai wisata, dan diangkat melalui perfilman maupun media sosial, sehingga dapat menjadi daya tarik daerah,” ujarnya.
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan, bahwa Perfilman merupakan potensi besar dalam kemajuan sebuah daerah, termasuk di Kota Jambi yang akan terus maju, seiring berkembangnya pembangunan.
“Kami atas Pemerintah Kota Jambi akan terus mensuport, teruslah berkreasi, demi mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” tutur Wali Kota Jambi Maulana.
Dikesempatan ini, turut dilakukan Penyerahan Piagam Penghargaan dari Kementerian Pariwisata RI, kepada M. Rasya Putra Sadewa, selaku pemeran atau Artis Panggil Aku Kulup, yang diserahkan oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M,.
Nobar film 'Panggil Aku Kulip" turut dihadiri, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemkot Jambi, Eksekutif Produser film Panggil Aku Kulup Rahmadi beserta seluruh tim, serta seluruh pemeran dan para pensuport film Panggil Aku Kulup. (Arf)


Komentar