MEDAN, bidikkasusnews.com - Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) kembali menggelar unjuk rasa di depan Lapas Kelas I Medan (Tanjung Gusta) pada Jumat (07/08/2026). Kejadian ini memicu pertanyaan warga: mengapa sering terjadi demonstrasi di lembaga pemasyarakatan tersebut?
Dalam aksinya, AMSUB mempertanyakan dugaan peredaran narkoba di dalam lingkungan lapas. Perwakilan diterima Kasi Kamtib di pos jaga, namun belum ada keterangan resmi dari pihak lapas. Warga pun bertanya-tanya: apakah memang ada masalah yang berulang di dalam sana?
AMSUB menegaskan lapas seharusnya tempat pembinaan, bukan sarang peredaran gelap narkotika. Mereka menuntut delapan hal, mulai dari penyelidikan internal, klarifikasi oknum berinisial J, kerja sama dengan BNN, polisi dan kejaksaan, hingga audit dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Seringnya terjadi unjuk rasa menunjukkan kekhawatiran masyarakat yang terus berulang. Hingga kini belum ada hasil resmi yang disampaikan pihak lapas. Warga berharap semua dugaan segera diusut tuntas agar kepercayaan kembali pulih.(T.hendri.hs)


Komentar